Bacalah Doa Ini Agar Bayi Terhindar dari Gangguan Setan!

Bacalah Doa Ini Agar Bayi Terhindar dari Gangguan Setan!

Bacakan doa ini pada telinga bayi agar terhindar dari gangguan setan

Di sepanjang hidupnya, manusia sudah pasti akan terus menerus diganggu oleh setan hingga ajal menjemput. Bahkan bayi yang baru lahir pun juga memperoleh gangguan dari setan. Dalam Al-Quran surat Shaad ayat 77-83, Allah menjelaskan bahwa iblis bersumpah akan selalu mengganggu dan menyesatkan seluruh umat manusia.

Dalam ayat tersebut Allah berfirman, “Maka keluarlah kamu dari surga; sesungguhnya kamu adalah orang yang terkutuk, Sesungguhnya kutukan-Ku tetap atasmu sampai hari pembalasan.” Iblis berkata: “Ya Tuhanku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan.” Allah berfirman: “Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh, sampai kepada hari yang telah ditentukan waktunya (hari Kiamat).” Iblis menjawab: “Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka.” (QS. Shaad: 77-83)

Di samping itu, Allah pun memperingatkan bahwa setan merupakan musuh-musuh manusia. Sebagaimana Allah berfirman, “Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.” (QS. Fathir: 6)

Read More

Sebagai umat Islam, hendaknya para orang tua melindungi anak-anak mereka yang baru lahir dari gangguan setan. Lalu apa saja kah doa-doa yang hendaknya dipanjatkan oleh para orang tua agar anak mereka terhindar dari gangguan setan? Dahulu, Rasulullah SAW sering memanjatkan doa untuk meminta perlindungan bagi Hasan dan Husain. Doa tersebut yaitu, “Audzu bi kalimaatillahit taammati min kulli syaithonin wa haammatin wa min kulli ‘ainin laammatin (aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang telah sempurna dari godaan setan, binatang beracung dan dari pengaruh ‘ain yang buruk).” (HR. Bukhari)

Selain itu, Rasulullah SAW juga pernah menjelaskan bahwa seluruh anak manusia pasti diganggu oleh setan saat dilahirkan. Oleh karena itulah setiap bayi yang dilahirkan akan mengeluarkan tangisan yang keras. Hal tersebut terjadi karena sang bayi disentuh oleh setan. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, “Setiap anak manusia pasti diganggu setan ketika dia dilahirkan, sehingga dia teriak menangis, karena disentuh setan. Kecuali Maryam dan putranya.” (HR. Bukhari)

Rupanya dahulu Istri Imran yang merupakan nenek dari Nabi Isa AS memanjatkan sebuah doa saat melahirkan Maryam. Sebagaimana dikisahkan dalam Alquran surat Ali Imran ayat 35-36. Dalam kedua ayat tersebut diceritakan, “(Ingatlah), ketika isteri ‘Imran berkata: “Ya Tuhanku, Sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat (di Baitul Maqdis). Karena itu terimalah (nazar) itu dari padaku. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha mendengar lagi Maha Mengetahui.” Tatkala isteri ‘Imran melahirkan anaknya, diapun berkata: “Ya Tuhanku, sesunguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamainya Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk.” (QS. Ali Imran: 35-36)

Dengan doa tersebut, Allah pun mengabulkan doa dari Istri Imran yang merupakan seorang wanita salihah. Kemudian Allah pun memberikan perlindungan kepada Maryam dan keturunannya dari gangguan jin dan godaan setan. Sehingga surat Ali Imran ayat 35-36 pun dapat dijadikan sebagai salah satu doa untuk memohon perlindungan agar bayi ataupun anak terhindar dari gangguan setan.

Dengan demikian, agar anak terhindar dari gangguan setan maka umat Islam dapat mengamalkan doa yang pernah dipanjatkan oleh Rasulullah SAW saat memohon perlindungan bagi Hasan dan Husein. Selain itu, umat Islam juga dapat mengamalkan doa yang pernah dipanjatkan oleh Istri Imran. Yaitu doa yang terdapat pada Alquran surat Ali Imran ayat 35-36.

Wallahu a’lam.