Ini Cara Ulama Menyambut Kematian Agar Khusnul Khatimah

Ini Cara Ulama Menyambut Kematian Agar Khusnul Khatimah

Siapa yang ingin meninggal dengan khusnul khatimah?

Semua orang pasti ingin khusnul khatimah. Siapapun orangnya, bahkan sekelas ulama pun, yang setiap hari terjamin ibadahnya, masih belum percaya diri bisa meninggal dengan khusnul khatimah.

Doa-doa agar meninggal dengan khusnul khatimah selalu dipanjatkan agar Allah memberikan kesempatan meninggal dengan cara yang sangat digandrungi ini.

Hal ini juga dilakukan oleh ulama seperti Amir bin Abdullah bin Zubair. Tidak hanya sekedar berdoa dan meminta pertolongan dari Allah SWT, ia juga selalu berusaha untuk berbuat baik dan beribadah walaupun sedang sakit.

Read More

Suatu hari, ketika Amir bin Abdullah bin Zubair dalam keadaan sakit keras, sangat payah, dan tinggal menjemput ajal, tiba-tiba dia mendengar suara azan.

“Peganglah aku, tuntunlah aku ke masjid!” tuturnya.

“Anda sedang sakit” kata banyak orang mengingatkan.

“Aku mendengar panggilan Allah, apakah aku lantas tidak menyambutnya?” jawab Amir.

Maka orang-orang memegang tangannya dan menuntunnya ke masjid. Dia pun ikut shalat bersama imam, namun baru satu rakaat berjalan dia meninggal di tengah-tengah shalat.

Alangkah indahnya jika kita meninggal dalam keadaan ini. Meninggal dalam keadaan shalat dan sedang menghamba kepada Allah SWT, Tuhan seluruh alam.

Nah, buat para pembaca, tetaplah berbuat baik, jangan sekali-kalipun berbuat kejelekan. Karena kita tidak bisa memastikan Allah SWT mencabut nyawa kita saat kita sedang berbuat baik atau saat kita sedang durhaka kepada-Nya.

Wallahu A’lam.

 

Kisah Amir bin Abdullah ini disarikan dari buku: Butir-butir Hikmah 2, 2004, Yogyakarta LKiS