Gara-Gara Tiga Hal Ini, Keimanan Bisa Hilang

iman

Gara-Gara Tiga Hal Ini, Keimanan Bisa Hilang

Hidup ini akan terasa nikmat bila seseorang mau bersyukur atas nikmat yang telah diterima dengan mendayagunakan untuk kemaslahatan dirinya dan orang lain. Abu Al-Lais al-Samarkandi dalam Tanbih al-Ghafilin menceritakan sebuah kisah yang menarik.

Suatu hari Abu al-Qasim bertanya kepada seorang hakim di daerah Samarkand:

“Apakah ada dosa yang bisa menghilangkan Keimanan seseorang? Kemudian hakim tadi menjawab, ”Iya. kemudian ia melanjutkan jawabannya.

Read More

Pertama, orang yang tidak bersyukur atas nikmat yang telah diberikan kepadanya berupa keimanan kepada Allah dan Rasul-Nya.

Kedua, ia tak khawatir bila keimanannya hilang dari dirinya.

Ketiga, ia menganiaya sesama muslim.

Ketiga hal diatas memang sangat menghawatirkan bagi setiap muslim, karena seseorang tak mengetahui akhir ajalnya, apakah Khusnul Khatimah ( baik akhir hayatnya) atau su’ul khatimah (jelek akhir hayatnya). Pastinya manusia seharusnya berusaha agar keimanannya tak tercabut dari hatinya dengan mensyukuri nikmat itu dengan selalu memperbaharui keimanannya dengan memperbanyak membaca kalimat thayyibah ( tahlil, tahmid, tasbih), serta selalu berbuat baik kepada siapapun tanpa memandang ras maupun kasta manapun. Ketika hal itu diamalkan niscaya Allah akan menuntun hidupnya dan selalu mendapatkan rahmat-Nya.