PA 212 Tolak (R)UU Cipta Kerja, Ujung-ujungnya Komunis Lagi Nih

PA 212 Tolak (R)UU Cipta Kerja, Ujung-ujungnya Komunis Lagi Nih

PA 212 Tolak (R)UU Cipta Kerja, Ujung-ujungnya Komunis Lagi Nih
Ilustrasi: demo PA 212

Nasib buruh masih terus diperbincangkan. Sejak mendapat dukungan aksi massa dari berbagai daerah dan lintas usia, nasib buruh kini turut diperjuangkan oleh massa dari sudut yang tidak disangka-sangka.

Ya, Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI dikabarkan bakal menggelar aksi demonstrasi menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja pada Selasa (13/10). Aksi akan terpusat di Istana Negara dengan titik kumpul di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Sumber Daya Alam Hanya Dikuasai Segelintir Orang, Ini Ancaman Nabi!

Seperti diketahui, tiga ormas besar termasuk ke dalam bagian aliansi ini, yakni Persaudaraan Alumni (PA) 212, Front Pembela Islam (FPI), dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama.

“Benar,” kata Wakil Sekretaris Jenderal PA 212 Novel Bamukmin kepada CNNIndonesia, Minggu (11/10).

Foto Aksi 1310 beredar di media sosial. Dalam foto poster tersebut tertulis “Aksi 1310”, Aksi tolak UUCiptaker/Cilaka. Lokasi aksi rencananya akan digelar di depan istana negara Selasa (13/10) pukul 13.00 WIB.

Menurut Novel, aksi ini bertujuan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan Perppu pembatalan. Kal ini karena terdapat dugaan bahwa ada unsur penipuan dalam pengesahan UU Cipta Kerja.

“Agar Jokowi keluarkan Perpu pembatalan UU Cilaka, yang diduga memang unsur tipu-tipu karena ternyata hanya baru draf tapi sudah disahkan,” kata dia.

Sementara itu, Ketum PA 212, Slamet Maarif menyebut aksi (menolak UU Cipta Kerja) ini akan dihadiri ribuan orang.

Insya Allah ribuan,” ujar Slamet Maarif, dikutip detik.com, Minggu (11/10/2020).

Slamet mengatakan selain tolak RUU Cipta Kerja, terdapat beberapa poin yang akan disuarakan, seperti: selamatkan NKRI dan kaum buruh, tolak RUU HIP/BPIP dan bubarkan BPIP, serta ganyang china komunis si dalang.

Terkait izin aksi, Slamet menyebut telah mengirimkan izin ke kepolisian.

“Sudah sejak hari Jumat,” tuturnya

Yah, kalau mengikuti pola dari apa yang sudah-sudah, tampaknya demo 1310 itu hanya pemantik belaka. Artinya, peluang buat bikin unjuk rasa berjilid-jilid dan mengandaikan angka cantik masih terbuka lebar: 411, 212, dan lain sebagainya. Tinggal kita lihat saja seberapa jauh dan konsisten tuntutan PA 212 menolak (R)UU Cipta Kerja Itu.