IIFC Perkuat Ekonomi Syariah, Dorong NU Berperan Lebih Besar dalam Pengembangan Industri Halal

IIFC Perkuat Ekonomi Syariah, Dorong NU Berperan Lebih Besar dalam Pengembangan Industri Halal

IIFC Perkuat Ekonomi Syariah, Dorong NU Berperan Lebih Besar dalam Pengembangan Industri Halal
Foto oleh: Suwitno (NU Online)

Erick Thohir, Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam), memberikan tanggapan positif terkait peresmian Indonesia Islamic Financial Center (IIFC) yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo di kawasan Medan Merdeka Selatan, Jakarta. Erick menegaskan bahwa hadirnya IIFC akan menjadi fondasi kuat dalam mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia, sekaligus membuka peluang besar bagi organisasi seperti Nahdlatul Ulama (NU) untuk lebih berperan dalam pengembangan industri halal.

“Peresmian IIFC adalah langkah strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Indonesia. Dengan populasi muslim terbesar kedua di dunia, kita memiliki peluang besar untuk memimpin sektor ekonomi syariah global. Saya yakin IIFC akan menjadi katalisator bagi pertumbuhan sektor ini,” ujar Erick dalam keterangan persnya.

Ia menambahkan bahwa peran NU, melalui Lakpesdam, sangat penting dalam mendukung terciptanya ekosistem yang kompetitif dan profesional di sektor keuangan syariah dan industri halal. Menurut Erick, Lakpesdam akan terus mendorong pengembangan sumber daya manusia di bidang ini, termasuk dengan memberikan pelatihan, penelitian, dan kajian terkait ekonomi syariah yang bisa diimplementasikan oleh pelaku industri.

Lebih lanjut, Erick menyoroti dampak positif peresmian IIFC terhadap umat Islam di Indonesia, khususnya warga Nahdlatul Ulama. “IIFC tidak hanya memperkuat sektor ekonomi syariah, tetapi juga membuka jalan bagi warga NU untuk berperan aktif dalam pengembangan industri halal. NU memiliki jaringan pesantren yang luas dan potensi besar dalam membentuk generasi muda yang siap terjun ke dunia usaha syariah dan industri halal,” jelasnya.

Erick menekankan bahwa NU sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa umat Islam, khususnya kalangan muda NU, mampu beradaptasi dan mengambil bagian dalam perkembangan industri syariah. Melalui berbagai program pengembangan sumber daya manusia, NU akan mendorong keterlibatan santri, alumni pesantren, dan komunitas lainnya dalam industri yang sedang berkembang ini.

“Dengan adanya IIFC, kita berharap NU dapat menjadi bagian integral dalam ekosistem halal dan syariah, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di kancah global. Lakpesdam akan terus mendukung melalui program-program pengembangan kapasitas dan kajian-kajian strategis,” tutup Erick.

Peresmian Indonesia Islamic Financial Center diyakini akan mempercepat transformasi ekonomi syariah Indonesia, menciptakan peluang baru bagi warga NU untuk berkembang dalam sektor keuangan dan industri halal, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia.