Ustadz Hanan Attaki dan Kontroversi Berat Badan Cewek Sholehah 55 Kg

Ustadz Hanan Attaki dan Kontroversi Berat Badan Cewek Sholehah 55 Kg

Ustadz Hanan Attaki bicara tentang cewek sholehah berbobot kurang 55 Kg, tapi itu cuma guyon

Ustadz Hanan Attaki membuat kontroversi dan membuat netizen pun tersenyum. Betapa tidak, ia berkata dalam sebuah video ceramah yang ramai diperbincangkan di Media sosial bahwa ukuran untuk seorang muslimah sholehah adalah berat badannya tidak lebih dari 55 Kg.

“Salah satu ciri cewek sholehah itu beratnya tidak lebih dari 55 kg. Tahu dari mana? nanti baca lagi tentang hadisul ifki,” tuturnya, dengan nada guyon dan diikuti tawa para jamaah.

Ustadz kelahiran Aceh 31 Desember 1981 itu juga mencontohkan Aisyah, istri Rasulullah. Dalam ceramahnya, Ustadz Hanan Attaki memaparkan hasil pembacaan dia terhadap Aisyah.

Read More

“Setelah saya teliti teks-teks tentang Aisyah. Aisyah itu ternyata anaknya cewek gaul, pinter, traveler banget, kurus tinggi. Berat maksimal 55-60 kg. Ya, 55 kg lah,” tambahnya.

Kata para sahabat yang membawa tandu Aisyah, tambah Ustadz Hanan, istri Rasul itu ringan. Bahkan, lebih berat tandunya yang membopongnya. Tandu yang dipakai kira-kira beratnya hanya 55 kg. Aisyah lebih ringan dari tandu yang membawanya.

Sontak, hal itu pun membuat netizen pun tertawa dan memberikan komentar. Banyak komentar lucu-lucu terkait hal ini. Bahkan, mengaitkan dengan Mamah Dedeh segala.

Tentu saja, ini tidak terlepas dari persoalan berat badan dan diet yang memang salah satu tema yang disukai, khususnya oleh para perempuan.

Mari kita jadikan ini sebuah motivasi, agar semua perempuan gembrot segera melangsingkan badan, agar suami tak melirik wanita lain dan melakukan poligami. Alhamdulillah berat gue 53kg. Fix sholehah 😂…,” tutur @mamaciaa

Dai asal Aceh yang sekarang tinggal di Aceh tersebut memang pandai dalam memikat para anak muda. Dalam Laporan Majalah Tempo bertajuk Go Dai bulan Juni 2108 lalu juga dipaparkan bagaimana ia dan timnya memang menyasar generasi ini, di bawah 30 tahun. Generasi yang memang anak muda dan tentu saja gaul dengan teknologi.

“Hanan dibantu gerakan Pemuda Hijrah Shift, yang bermarkas di Masjid Al-Lathif, Bandung. Tim inti Shift berisi enam orang dengan beragam keahlian, dari pakar komunikasi visual, event organizer, hingga organisator, yang mengordinasi ceramah dan pertemuan dengan komunitas anak muda,” tulis laporan itu, di halaman 31.

Kedekatan dengan anak muda ini pula yang membuat Ustadz Hanan Attaki disukai oleh banyak anak muda. Anda bisa dengan gampang menonton videonya di youtube dan instagram.  Beberapa videonya juga dengan gampang bisa kamu temukan dengan cukup mengetikkan namanya.

Baca juga: Dear Hanan Attaki, Dakwah hari Ini butuh yang Dialogis

Kanal Pemuda Hijrah, misalnya, sudah 150.498 subscriber dengan jumlah 86 video. Tentu saja itu belum termasuk yang diunggah ulang maupun yang dipotong-potong menjadi video-video pendek seperti yang sedang viral tentang cewek sholehah berbobot ini.  Belum lagi Instagram dan facebooknya juga ramai, #1MenitMoodbooster bahkan menjadi salah satu video yang dicari di Instagram.

Guyonan yang dilontarkan oleh Ustadz Hanan Attaki perihal berat badan ini dan mendapatkan begitu banyak perhatian kian menyiratkan pesan penting, ternyata, berdakwah tidak harus dengan yang keras dan serius. Meskipun begitu, tentu saja harus lebih kritis lagi. Termasuk dalam menerima segala informasi di era serba digital seperti saat ini.

Baca juga: Mengapa Ustadz Hanan Attaki Disukai Remaja dan Pemuda Islam?

Misalnya, mempertanyakan apakah hadisul ifki tentang Aisyah itu benar atau tidak? Atau, mempertanyakan esensi dakwah seperti yang dilakukan, apakah cocok atau tidak, atau politis mengingat sosoknya pernah turut mendukung salah satu calon dalam pemilihan umum di Jawab Barat tempo hari dan lain sebagainya.

Tapi, sekali lagi, video Ustadz Hanan Attaki tentang berat badan ini tentu saja adalah guyonan. Bahkan, dalam video itu pula ia bilang secarat tersirat untuk sering olahraga, biar badan sehat dan bisa traveling dan pintar seperti Aisyah. Bagus, kan?