Tafsir Ayat Al-Quran oleh Gus Dur: Surat al-Hasyr Ayat 7

Tafsir Ayat Al-Quran oleh Gus Dur: Surat al-Hasyr Ayat 7

Cara Gus Dur menafsirkan Surat al-Hasyr Ayat 7

Tafsir Ayat Al-Quran oleh Gus Dur: Surat al-Hasyr Ayat 7
Ini isyarat dari al-Quran dan ayat yang paling saya sukai. Jadi jelas sekali ukuran bagi seorang muslim.

مَا أَفَاءَ اللَّهُ عَلَىٰ رَسُولِهِ مِنْ أَهْلِ الْقُرَىٰ فَلِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ وَلِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ كَيْ لَا يَكُونَ دُولَةً بَيْنَ الْأَغْنِيَاءِ مِنْكُمْ ۚ

Apa yang diberikan Allah kepada utusan-Nya sebagai pungutan fai’ dari kaum non  muslim (sekitar Madinah), hanya bagi Allah, utusan-Nya, sanak keluarga terdekat, anak-anak yatim, kaum miskin dan pejalan kaki untuk meuntut ilmu dan beribadat, agar supaya harta yang terkumpul tidak hanya beredar dikalangan kaum kaya saja di lingkungan kalian
(QS al-Hasyr:7)

Tafsir:
Ayat itu menjadi bukti bahwa Islam lebih mementingkan fungsi pertolongan kepada kaum miskin dan menderita, dan tidak memberikan perhatian khusus tentang bentuk Negara yang diinginkan?

Sumber: GD, Islam sebuah ajaran kemasyarakatan- Duta Masyarakat 24 mei 2002