Panduan Amalan Sunnah di Hari Raya Idul Fitri 2025

Panduan Amalan Sunnah di Hari Raya Idul Fitri 2025

Panduan Amalan Sunnah di Hari Raya Idul Fitri 2025
Ribuan umat Islam bersiap mengikuti Sholat Idul Fitri di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Provinsi Aceh. Foto: Kompas/Wisnu Widiantoro

Pemerintah sudah menetapkan hari raya Idul Fitri jatuh pada hari Senin, 31 Maret 2025. Di antara yang disunnahkan pada hari Idul Fitri adalah mengerjakan shalat sunnah Idul Fitri. Akan tetapi, sebelum mengerjakan shalat Idul Fitri terdapat beberapa amalan yang dianjurkan di dalam Islam. Berikut lima kesunnahan yang disunnahkan sebelum melaksanakan shalat Idul Fitri:

Pertama, disunnahkan mandi sebelum melaksanakan shalat Idul Fitri. Mandi ini memiliki makna simbolis yang mendalam, yaitu membersihkan diri baik secara fisik maupun spiritual. Ulama berbeda pendapat mengenai waktu terbaik untuk mandi di hari Idul Fitri. Beberapa menyarankan mandi setelah shalat Subuh, sementara yang lain menyebutkan bahwa mandi bisa dilakukan pada pertengahan malam. Meskipun terdapat perbedaan pandangan, yang paling penting adalah berusaha untuk mandi sebelum melaksanakan shalat Idul Fitri di masjid atau di tempat pelaksanaan shalat.

Kedua, disunahkan untuk memotong rambut dan kuku, menghilangkan bau badan, serta memakai wangi-wangian. Pada hari raya Idul Fitri, kita dianjurkan untuk tampil rapi dan segar, agar ibadah yang dilakukan terasa lebih bermakna. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk menggunakan wangi-wangian terbaik yang dimiliki. Sebuah hadis riwayat Ali bin Abu Thalib menyebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW menekankan pentingnya menggunakan wangi-wangian yang paling harum dan terbaik di hari Idul Fitri. Maka, pastikan kita tampil dengan tubuh yang bersih dan wangi saat melaksanakan ibadah.

Ketiga, disunnahkan untuk mengenakan pakaian terbaik saat shalat Idul Fitri. Meskipun tidak harus baru, memakai pakaian yang bagus menunjukkan rasa syukur dan kebahagiaan kita atas anugerah yang diberikan oleh Allah SWT. Dalam sebuah hadis riwayat Imam Al-Bukhari, Nabi Muhammad SAW memerintahkan Umar bin Khattab untuk mengenakan pakaian terbaik pada hari raya, meskipun beliau melarang memakai pakaian yang terbuat dari sutera karena sifatnya yang berlebihan dan tidak sesuai dengan kesederhanaan Islam.

Keempat, disunnahkan untuk makan sedikit sebelum melaksanakan shalat Idul Fitri, dan makanan yang paling dianjurkan adalah kurma. Disarankan untuk memakan kurma sebanyak bilangan ganjil, seperti satu, tiga, atau lima butir. Jika tidak ada kurma, maka boleh diganti dengan makanan lain yang mudah dijumpai. Makan sedikit ini memiliki tujuan agar tubuh tetap bertenaga selama ibadah, sekaligus mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW.

Kelima, disunnahkan untuk mengumandangkan takbiran sebagai syiar Islam sebelum melaksanakan shalat Idul Fitri. Takbir menjadi simbol kemenangan umat Islam setelah sebulan berpuasa. Takbiran ini dapat dilakukan mulai dari malam hari hingga menjelang pelaksanaan shalat Idul Fitri, sebagai ungkapan rasa syukur dan kebahagiaan atas kemenangan yang diraih setelah menjalankan ibadah puasa sebulan penuh.

Idul Fitri adalah momen yang penuh dengan kebahagiaan, saling memaafkan, dan mempererat tali silaturahmi antar sesama. Di samping amalan-amalan sunnah tersebut, ada baiknya kita juga mengingat dan membantu sesama yang membutuhkan, agar kebahagiaan yang kita rasakan juga dirasakan oleh mereka. Dalam tradisi Islam, memberi kepada yang membutuhkan, terutama pada hari raya, memiliki pahala yang sangat besar. Oleh karena itu, jangan ragu untuk berbagi dengan mereka yang kurang beruntung.

Selain itu, penting untuk kita menjaga semangat kebersamaan dan mempererat ukhuwah Islamiyah di hari raya. Dalam suasana kebahagiaan ini, mari kita saling mengingatkan untuk tetap menjaga akhlak mulia dan tidak terjebak dalam perilaku yang bertentangan dengan ajaran Islam. Setiap amal perbuatan yang kita lakukan dengan niat yang tulus, Insya Allah, akan mendatangkan berkah dan pahala yang berlipat.

Semoga hari raya kali ini membawa keberkahan, kedamaian, dan kebahagiaan bagi kita semua. Mari kita sambut Idul Fitri dengan hati yang bersih dan penuh rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Semoga kita selalu diberikan kekuatan untuk terus memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi setelah bulan suci Ramadhan.