Lima Tempat yang Wajib Dikunjungi Turis Muslim di Jepang

Masjid Tokyo Camii (doc. Alfi Syahriyati)

Lima Tempat yang Wajib Dikunjungi Turis Muslim di Jepang

Berencanan jalan-jalan ke Jepang, tapi belum ada destinasi, kamu boleh coba kunjungi lima tempat ini.

Siapa sih yang tak kenal Jepang, negara yang banyak dikagumi traveller dunia karena keindahan bunga sakuranya ini, ternyata memiliki nilai toleransi yang tinggi antar umat beragamanya, loh. Selama berada di Jepang, saya melihat penduduk muslim di sana hidup damai tanpa adanya diskriminasi dari masyarakat non-muslim.

Sebagai seorang muslim, saya pun turut bangga karena ternyata ajaran Islam yang sesungguhnya banyak dipraktekkan oleh penduduk muslim di Jepang. Tepat waktu, menjaga kebersihan, dan saling menghormati adalah tiga hal yang begitu kental dalam diri mereka.

Jika berkesempatan ke Jepang, berkunjunglah untuk melihat muslim di sana. Berikut lima tempat yang wajib dikunjungi turis muslim ketika berada di Jepang.

Read More

Pertama, Masjid Tokyo Camii

Jika Indonesia memiliki Masjid Istiqlal sebagai icon masjid terbesarnya, Jepang pun memiliki Tokyo Cami sebagai masjid terbesarnya. Masjid yang dibangun atas dasar kerjasama dengan negara Turki ini tak pernah lewat untuk dikunjungi oleh traveller muslim yang berkunjung ke Tokyo.

Menariknya, Tokyo Cami tidak hanya berisi ruangan shalat sebagaimana masjid lainnya, tapi masjid ini juga memiliki ruang serbaguna yang biasa digunakan untuk acara pernikahan seperti yang dilakukan oleh Syahrini dan Reino Barack lalu.

Selain itu agar selalu diingat oleh turis yang mengunjunginya, masjid ini juga menyediakan toko souvenir seperti gantungan kunci, tempelan kulkas, baju, dan lain sebagainya. Di masjid ini pengunjung pun bebas bertanya kepada takmirnya terkait sejarah dan perkembangan Islam di Jepang.

Kedua, Sekolah Indonesia Tokyo

Sekolah Indonesia adalah satu-satunya sekolah yang tersedia untuk anak-anak Indonesia yang berada di Jepang.

Jika berkunjung ke sini, jangan terkejut kalau kalian seakan benar-benar berada di Indonesia. Karena wajah-wajah khas Indonesia dan percakapan dalam bahasa Indonesia akan banyak kalian jumpai di sini.

Ketiga, Islamic Street Japan

Jika kalian pencinta kuliner dan bingung mencari makanan halal di Jepang, kalian bisa datang ke Islamic Street Japan yang lokasinya berada di Shin Okubo.

Di sini banyak dijajakan makanan halal oleh para pedagang muslim yang mayoritas berasal dari India maupun Pakistan. Jangan lupa untuk mencicipi Nasco Kebab, karena kebab ini terkenal dengan kelezatannya loh di Jepang.

Jika rindu dengan masakan Indonesia, jangan khawatir, di sini juga terdapat Merah Putih Restaurant yang menyediakan makanan-makanan khas Indonesia seperti Rendang dan Nasi Goreng. Enak, kan?

Keempat, Otsuka Mosque

Kalian sering minum Pocari Sweat? Daerah Otsuka inilah yang memproduksi Pocari Sweat tersebut. Selain terkenal dengan minumannya yang sudah mendunia itu, di daerah ini juga terdapat masjid loh. Saat jalan-jalan di Jepang, saya sempat ikut melaksanakan Shalat Jumat dan bertemu dengan para muslim yang berasal dari berbagai negara.

Selain untuk tempat beribadah, Otsuka Mosque juga menyediakan madrasah untuk anak-anak muslim belajar tentang Islam.

Bentuk bangunannya yang tak pernah saya lihat di Indonesia dan suasananya yang unik membuat saya ingin kembali shalat di Masjid ini, loh. Penasaran? Yuk ke Otsuka Mosque.

Kelima, Japan Muslim Association

Japan Muslim Association merupakan organisasi muslim terbesar di Jepang. Kantornya yang berpusat di Shinagawa ini terbuka untuk siapapun yang ingin mengetahui ajaran dan kebudayaan Islam, baik mereka yang beragama Islam maupun Non Islam.

Menariknya, Japan Muslim Association juga menyediakan kursus-kursus untuk memperdalam ajaran Islam, salah satunya adalah kursus Bahasa Arab. Pengajarnya pun tak diragukan lagi. Mereka datang dari berbagai negara seperti Turki, Mekah, Malaysia, bahkan Indonesia.

Itulah tadi lima tempat yang wajib dikunjungi para turis muslim yang berada di Jepang. Semoga sepulangnya dari Jepang bisa menebar nilai-nilai toleransi antar umat agama di Indonesia, ya.

Bagaimana, kapan kamu berencana jalan-jalan ke Jepang?