Kisah Habib Husein Jafar al-Haddar Dikira Mau Grebek Warteg Saat Puasa

Kisah Habib Husein Jafar al-Haddar Dikira Mau Grebek Warteg Saat Puasa

Habib Husein Jafar al-Haddar bercerita pengalaman uniknya saat puasa Ramadhan.

Kisah Habib Husein Jafar al-Haddar Dikira Mau Grebek Warteg Saat Puasa

Habib Husein Jafar al-Haddar pernah mendapatkan pengalaman pahit di bulan Ramadhan. Pengalamannya itu ia ceritakan saat sesi podcast di Jak TV bersama salah satu habib yang tenar di Tiktok, Habib Sahil Mulachela.

Suatu kali, saat bulan Ramadhan, Habib Husein sakit. Ia pun memilih untuk membatalkan puasanya.

“Di bulan Ramadhan, kira-kira tiga tahun yang lalu, saya tidak puasa sehari karena sakit,” ujar Habib Husein membuka ceritanya.

Sementara saat itu delevery food masih jarang digunakan. Akhirnya penulis buku “Tuhan Ada di Hatimu” ini pun memberanikan diri untuk membeli makanan di salah satu warteg (warung tegal). Sang Habib pun kemudian menata niatnya untuk berjalan kaki menuju warteg.

Karena biasanya saat di rumah, pemilik Youtube Jeda Nulis ini hanya memakai baju dalam, ia pun bergegas mencari baju untuk dipakai keluar rumah. Sayangnya saat itu bajunya sedang dicuci, hanya tertinggal koko putih yang selalu tergantung di belakang pintu sebagai pakaian shalat.Habib Husein pun terpaksa memakai koko itu.

Dengan setelan sarung, ia pun berjalan menuju warteg. Saat sampai, warteg masih dalam keadaan tertutup tirai. Ia pun masuk ke dalam warteg dan mendapati beberapa orang makan dengan santainya saat siang Ramadhan. Habib yang kini sering muncul di televisi ini pun mencoba berkhusnudzan, siapa tahu mereka sama sepertinya, sama-sama sedang sakit.

“Saya nggak mau suudzon ke bapak-bapak itu. Tapi repot kalau saya tidak suudzon sama bapak-bapak itu. Yang seger, mukanya nggak pucet, nggak kayak orang sakit, dan yang pasti bapak ini nggak haid. Saya berusaha khusnudzan tapi tidak dapat cela,” kisahnya disambut gelak tawa dari Habib Sahil.

Akhirnya Habib Husein Jafar pun masuk ke dalam warteg sembari mengucapkan salam, “Assalamualaikum.”

Karena bapak-bapak itu melihat seorang berparas Arab, habib, memakai baju koko putih dan sarung.

“Langsung di dalem, (bunyi) gludak, gludak, dikira mau grebek, hehe,” tutur sang habib.

Melihat bapak-bapak yang ada di dalam kaget dengan kehadirannya, Habib Husein pun buru-buru mengklarifikasi.

“Tenang-tenang, pak. Saya golongan Anda. Saya di sini juga mau membatalkan puasa, saya sakit,” ujarnya.

(AN)