Jelang Pelantikan Presiden 2019, Gus Mus Tulis Surat untuk Ingatkan Jokowi Maruf Amin, Ini Isinya!

Jelang Pelantikan Presiden 2019, Gus Mus Tulis Surat untuk Ingatkan Jokowi Maruf Amin, Ini Isinya!

Gus Mus juga mengingatkan untuk tidak salah memilih para “pembantu”.

K.H Musthofa Bisri, atau akrab disapa Gus Mus, menuliskan surat terbuka sebelum pelantikan presiden 2019 yang akan dilaksanakan hari ini, Ahad, 20 Oktober 2019, pukul 14.00 WIB.

Gus Mus secara khusus menulis surat untuk Jokowi-Maruf melalui akun Facebook resminya, sehingga bisa dibaca banyak orang. Bahkan diakhir suratnya Gus Mus menyampaikan kepada siapapun yang memiliki akses kepada Jokowi-Maruf untuk menyampaikan isi surat yang ditulisnya tersebut.

“Mohon kepada saudara-saudariku yang punya akses kepada Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf Amin, sudi menyampaikan surat singkatku ini. Terima kasih,” tulis Gus Mus.

Read More

Gus Mus dalam suratnya mengingatkan bahwa beban yang dibawa keduanya sangat berat. Mereka berdua bertanggung jawab atas semua masyarakat Indonesia.

“Pimpinlah kami rakyat Indonesia dengan cinta dan belas kasih seraya senantiasa mengingat dan memohon pertolongan Allah. Tantangan seberat apa pun, akan terasa ringan bersama Allah dan pertolonganNya,” lanjut Gus Mus.

Gus Mus juga mengingatkan untuk tidak salah memilih para “pembantu”. Menurutnya, jangan memilih pembantu yang malah bisa mengganggu kinerja.

“Pilihlah mereka yang mempunyai komitmen keindonesiaan dan bisa dan mau bekerja tulus untuk Indonesia dan rakyat Indonesia,” ujar Gus Mus.

Berikut isi lengkap surat Gus Mus untuk Jokowi-Maruf,

Kepada yang terhormat dan saya hormati: Bapak Joko Widodo dan Bapak Ma’ruf Amin.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Pertama-tama, perkenankanlah saya ikut menyampaikan Selamat atas pelantikan Bapak berdua sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. 2019-2024.⚘ Semoga selamat melaksanakan amanat dan tanggung jawab menyejahterakan rakyat –baik yang mendukung Bapak berdua atau tidak. 🙏

Secara lahiriah rakyat yang memilih, tapi secara hakikat Allahlah yang memilih dan menjadikan Bapak berdua menjadi Presiden dan Wakil Presiden negeri tercinta ini. Maka tanggungjawab Bapak berdua sungguh berat namun mulia: tanggung jawab terhadap Allah dan rakyat. Pimpinlah kami rakyat Indonesia dengan cinta dan belas kasih seraya senantiasa mengingat dan memohon pertolongan Allah. Tantangan seberat apa pun, akan terasa ringan bersama Allah dan pertolonganNya.

Dalam memilih pembantu, pilihlah pembantu yang membantu, bukan yang mengganggu kerja. Pilihlah mereka yang mempunyai komitmen keindonesiaan dan bisa dan mau bekerja tulus untuk Indonesia dan rakyat Indonesia. Jangan memilih mereka yang menawarkan diri membantu Bapak berdua kecuali mereka yang memang memahami hajat hidup rakyat Indonesia dan mempunyai kemampuan bekerja menjalankan tugas mereka.

Dengan memohon maaf sebesar-besarnya atas kelancangan saya ini, saya ikut mendoakan semoga Allah selalu menolong Bapak berdua dalam berkhidmah kepada Bangsa dan Negara. WaffaqakumuLläh ilã mã fiihi khairu ummah.

Salam takzim saya.
a. mustofa bisri

🇮🇩

Mohon kepada saudara-saudariku yang punya akses kepada Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf Amin, sudi menyampaikan surat singkatku ini. Terima kasih.