Ini Faidah Baca Surat al-Kahfi di Hari Jum’at

Ini Faidah Baca Surat al-Kahfi di Hari Jum’at

Ini Faidah Baca Surat al-Kahfi di Hari Jum’at

Hari Jum’at memang hari baik beramal. Pada hari itu dianjurkan memperbanyak amal shaleh dan amal baik. Sebab itu, bagi orang yang tidak biasa puasa atau tidak puasa di hari sebelum dan sesudahnya, menurut sebagian ulama dimakruhkan puasa. Ini menunjukan bahwa hari Jum’at momentum berbuat baik dan beramal shaleh.

Jalaluddin al-Suyuthi dalam Nurul Lum’ah fi Khashais Jum’ah menjelaskan bahwa ada beberapa surat yang dianjurkan membacanya di hari Jum’at. Di antaranya adalah surat al-Kahfi. Kesunahan membaca surat al-Kahfi tersebut diterangkan dalam bebera hadis:

مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ

 

Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.” (HR. An Nasa’i dan Baihaqi)

 

مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ فِيمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيقِ

Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada malam Jum’at, dia akan disinari cahaya antara dia dan Ka’bah.” (HR. Ad Darimi)

Merujuk pada dua hadis di atas, Rasulullah menganjurkan untuk membaca surat al-Kahfi pada hari Jum’at dan malam Jum’at. Orang yang membiasakannya, wajahnya akan bersinar.