Ini Cara Agar Taubat Diterima Allah SWT

Ini Cara Agar Taubat Diterima Allah SWT

Setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan baik disengaja maupun tidak. Hal ini menunjukkan bahwa dirinya sering lupa dan memiliki banyak kekurangan, dan penciptanya sebagai Dzat yang Maha sempurna.

Sebaik-baiknya manusia adalah orang yang mau bertaubat, memperbaiki diri agar tak terulang kembali. Nabi Muhammad sebagai Utusan Allah yang selalu dijaga dari hal-hal dosa, tiap hari selalu membaca istighfar lebih dari 70 kali. Hal ini sesuai Hadis Nabi,

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: والله إني لأستغفر الله، وأتوب إليه، في اليوم، أكثر من سبعين مرة

Read More

Artinya:

”Abu Hurairah berkata, ‘Saya mendengar Rasulullah bersabda, ‘Demi Allah, Saya selalu meminta ampun (beristighfar) kepada Allah, dan bertaubat kepada-Nya dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali.'” (HR. Bukhari).

Imam Nawawi dalam Riyadhu Sholihin menjelaskan tentang kewajiban bertaubat dari segala dosa. Bila kesalahannya berkaitan dengan Allah maka ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.

Pertama, meninggalkan segala macam kemaksiatan.

Kedua, menyesali kesalahan yang telah dilakukan.

Ketiga, berusaha untuk tidak mengulanginya lagi.

Adapun kesalahan yang berkaitan dengan sesama manusia maka syarat taubatnya seperti penjelasan di atas, serta ditambah dengan meminta maaf, mencari kerelaan (ridha) dari orang tersebut. Jika berkaitan dengan barang atau benda maka harus diganti atau mengembalikan kepada orang yang memiliki.

Dari penjelasan ini dapat dipahami bahwa agar taubat seseorang diterima oleh Allah maka syarat-syarat di atas harus terpenuhi dengan baik. Bila tidak, maka akan merugikan dirinya sendiri dan orang lain.