Bagi Muslim, Melecehkan Perempuan = Akhlak yang Rendah Banget

Dalam islam, pendidikan itu lebih penting daripada menikah

Bagi Muslim, Melecehkan Perempuan = Akhlak yang Rendah Banget

Sebagai muslim, melakukan pelecehan seksual sama halnya dengan merusak keimanan kita

Duh…. Nggak enak pasti sih kalau kita dilecehkan, oleh siapapun, baik cowok maupun cewek. Hati sakit banget.  Dan tentu saja sebagai pelajar kita harus turut melawan itu, bukan? Jangan sampai kita ikut-ikutan loh. Ada tiga hal yang bisa kamu lakukan loh atau kita bisa mencegah dari diri kita sendiri.

Pertama, saat ada keinginan untuk melakukan pelecehan, ingatlah kamu tidak sendirian. Ada yang mengawasimu. Allah SWT yang Maha Mengawasi apa saja yang kita lakukan. Maka tanamkan rasa takut dalam diri saat ada keinginan melakukan perbuatan tidak baik seperti pelecehan. Karena perbuatan baik dan buruk keduanya ada balasannya.

Kedua, bayangkan bahwa perempuan yang akan kamu lecehkan adalah ibumu, anak perempuanmu, kakak perempuanmu, adik perempuanmu, istrimu atau orang terdekatmu. Apakah kamu masih dan tega rela melecehkan mereka? Atau, sederhana saja bahwa korban pelecehan tersebut adalah dirimu sendiri.

Read More

Apakah kamu akan berbuat hal yang sama seperti penderitaan yang kamu rasakan? Aku sih ogah ya….

Ketiga, saat kamu melakukan tindakan pelecehan maka sama saja kamu sudah menyatakan secara jelas kepada orang lain betapa rendahnya akhlakmu. Kamu secara langsung memberitahu orang lain tentang buruknya perangaimu.

Padahal, kita sebagai manusia diharuskan untuk memiliki perilaku yang baik dan terpuji bahkan terhadap makhluk gaib dan hewan sekali pun. Apalagi kepada sesama manusia dan kepada sang Pencipta?

Demikian tiga nasihat untuk say no to pelecehan perempuan, semoga hati kita tergerakkan kepada kebaikan dan meninggalkan perbuatan yang tidak baik seperti pelecehan perempuan. Dalam keimanan maupun kasta sosial, laki-laki dan perempuan memiliki derajat yang sama untuk mendapatkan haknya.

Maka mulai sekarang yuk stop tindakan pelecehan perempuan, secara verbal, fisik maupun dalam lingkungan sosial media.